Saturday, September 4, 2010

Dosakah Buruh Tidak Punya Uang?

Sebagai sorang buruh yang penghasilannya pas-pasan, saya tentu saja harus berhutang untuk mencukupi kebutuhan akan papan dan pangan. Ironisnya untuk kebutuhan itu saya harus berhutang hampir 80% dari gaji yang pas-pasan itu.

"Kalau tidak berhutang kapan bisa punya rumah" begitulah alasan klasik seorang buruh.

Celakanya ... menyambut labaran seperti ini, kebutuhan akan uang meningkat drastis, dari membeli kebutuhan untuk suguhan tamu, acara mudik, munjung sini munjung sana. dan tentu saja memberikan duit receh kepada para saudara dan ponakan.

Untuk yang terakhir ini ... tahun ini rasanya tidak mungkin banget .. kalau dipaksakan bisa-bisa hutang saya akan jadi 90% dari gaji. Tapi dasar namanya lebaran kalau nggak dikasih dikatakan cetik, kikir dan bakil ... atau mosok rak nduwe duit .. padahal memang benar .. buruh ini sedang nggak punya duit untuk itu ...
Untuk yang wajib yaitu membayar zakat saja belum mampu ....

Mudah-mudahan ada yang mengerti

0 komentar:

Artikel Yang Berhubungan